• Home
  • Sumbar
  • SMA 2 Lubuk Basung Buka Pendaftaran Siswa Baru Secara Online

SMA 2 Lubuk Basung Buka Pendaftaran Siswa Baru Secara Online

Selasa, 26 Juni 2018 10:59:00
BAGIKAN:
LUBUK BASUNG (JEBATNEWS.COM)- Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Lubuk Basung buka Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online. Pendaftaran dimulai 25 hingga 29 Juni mendatang.

Dilansir dari www.kaba12.com, Kepala SMAN 2 Lubuk Basung, Mustapa Kamil mengatakan, PPDB secara online ini merupakan pelaksanaan perdana di SMAN 2 Lubuk Basung.

"Ini merupakan yang pertama kali kita laksanakan di SMA 2 Lubuk Basung," kata Mustapa Kamil, Senin (25/06).

Dijelaskan, setiap peserta didik baru bisa mendaftar dimana saja sekolah yang menyediakan tempat pendaftaran, tidak perlu datang ke sekolah yang mereka inginkan. Setiap siswa juga bisa mendaftar dan memilih sekolah yang berada diluar kecamatan siswa.

"Setiap siswa bisa mendaftar untuk dua SMA dan dua SMK. Dengan, PPDB online ini memberikan kemudahan bagi peserta didik baru untuk mendaftar," ujarnya.

Mustapa Kamil menambahkan, setiap siswa yang mendaftar di SMAN 2 Lubuk Basung akan dibimbing oleh petugas dan operator di tempat pendaftaran, agar para peserta didik baru dapat mendaftar dengan benar dan lancar.

"Kita telah menyiapkan beberapa guru dan operator untuk membantu peserta didik baru dalam melakukan pendaftaran," katanya.

Diakui Mustapa Kamil, hari pertama pelaksanaan PPDB online, ada sedikit masalah dalam pengentrian data peserta didik baru ke website.

"Tadi pagi saya cek dan ada sedikit masalah yakni, operator kita belum menerima PIN dari provinsi untuk melakukan pengentrian data," jelasnya.

Sebelumnya, sebanyak lima orang peserta didik baru telah diterima di SMAN 2 Lubuk Basung melalui seleksi jalur khusus pada 18- 23 Juni.

"Untuk tahun ini kita menyediakan 11 rombel, tiap rombel 32 orang siswa dengan total siswa 352 orang. Untuk kuota peserta didik baru yang mengikuti jalur online sebanyak 334 orang, karena 18 orang telah kita terima yakni, 5 orang melalui jalur khusus dan 13 orang yang tidak naik kelas," tuntasnya. (Ardi)
BAGIKAN:

BACA JUGA

KOMENTAR