• Home
  • Pekanbaru
  • Hibah Rapid Tes Antigen Dijual, Polisi Tangkap Kadiskes Meranti

Hibah Rapid Tes Antigen Dijual, Polisi Tangkap Kadiskes Meranti

Senin, 20 September 2021 11:26:00
BAGIKAN:
Istimewa
Tersangka sedang digiring ke dalam tahanan di Mapolda Riau
PEKANBARU (JN) -.Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Meranti, dr. MH M.Kes alias Misri (52), telah resmi ditahan Reskrimsus Polda Riau, atas dugaan menggelapkan alat rapid tes, untuk digunakan kepentingan pribadi.

Hal ini disampaikan Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi didampingi Wakapolda Brigjen Tabana Bangun, Kabid Humas Kombes Sunarto dan Direktur Reskrimsus Kombes Ferry Irawan ketika menggelar Konferensi Pers, usai memimpin gelar Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2021, Senin (20/09/21).

"Kasusnya kini sedang ditangani Subdirektorat III Reskrimsus. Irjen Agung dalam jumpa persnya menyebutkan, bahwa penyidikan akan terus bergulir, termasuk menelusuri dugaan keterlibatan pelaku lain, "tegas Irjen Agung.

Terungkapnya perbuatan MH berawal setelah pihak kepolisian mendapat informasi dari masyarakat terkait alat rapid tes yang diberikan oleh kantor KKP kelas II, yang disalahgunakan. Seharusnya rapid tes diperuntukkan secara gratis, namun diduga dikomersilkan tersangka dengan nilai Rp150 ribu bahkan lebih.

"Jum'at kemarin kita sudah memeriksa dan menahan dr MH, selaku Kadiskes Meranti. Kita lakukan penyidikan atas perbuatan penggelapan barang negara untuk kepentingan pribadi. Kita temukan bantuan rapid tes antigen sebanyak 3.000 alat yang diberikan oleh kantor KKP diselewengkan, tidak didistribusikan, "beber jenderal bintang dua tersebut.

Agar tidak dicurigai, tersangka lalu menutupinya dengan membuat laporan pengalokasian palsu. Kasusnya dilakukan tersangka mulai September 2020 lalu. 

"Kita mendapat informasi dan datanya dari masyarakat, kemudian kita dalami karena kita tahu bahwa rapid yang harusnya disimpan difasilitas kesehatan ternyata tidak demikian, dimana sebagian alat berada di klinik yang bersangkutan (MH), "tutup  Agung.**

Penulis: Martin
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Penumpang Kapal di Sei Pakning Komplent, Biaya Swab Antigen Capai Rp250 ribu

    BENGKALIS (JN) - Para penumpang kapal dari Sei. Pakning, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis menuju Batam dalam beberapa hari terakhir merasa keberatan adanya harga swab
  • Team Prokes di Bengkalis Kembali Razia, 8 Orang Diswab Antigen

    BENGKALIS (JN) - Tim Penegakan Perda Provinsi Riau Satgas Covid-19, dalam Penerapan Pendisiplinan Pencegahan Penerapan Hukum Protokol Kesehatan di Bengkalis, kembali melakukan
  • Nama Kajari yang tidak Pernah Tangani Kasus Korupsi Telah Dikantongi Jaksa Agung

    JAKARTA (JEBATNEWS.COM)- Jaksa Agung Muda Pidana Khusus pada Kejaksaan Agung, Ali Mukartono menyerahkan sejumlah nama Kepala Kejaksaan Negeri yang belum pernah menangani satu
  • Dugaan Korupsi DIC, Mantan Kadis PUPR Hadi Prasetiyo Terperiksa

    BENGKALIS (JEBATNEWS.COM)- Mantan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bengkalis saat ini berstatus terperiksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis. Hal itu berangkat dari temuan BPK ad
  • KOMENTAR