• Home
  • Opini
  • Menjaga Kenyamanan Negeri Junjungan

Menjaga Kenyamanan Negeri Junjungan

Senin, 17 Februari 2020 14:21:00
BAGIKAN:
Defri Hidayat, Alumni Pekanbaru Jurnalis Center (PJC)
PERTELAGAHAN di dunia politik hal yang biasa terjadi. Dinamikanya akan makin meninggi, terutama menjelang agenda suksesi. Suasana itu juga kini yang dirasakan masyarakat Kabupaten Bengkalis. Perbedaan dukungan dikhawatirkan menjadi pemicu gesekan.

Menjelang peralihan kepemimpinan, melalui Pilkada Bengkalis 2020, suasananya lumayan riuh. Selain itu, juga ada beberapa faktor X yang terkesan membuat suasana makin keruh. Namun sebagai tuan rumah yang baik, dituntut mampu mengendalikan keadaaan.

Perbedaan dukungan tidak mesti memicu perpecahan. Semangat pesta demokrasi adalah bagaimana melahirkan pemimpin terbaik untuk negeri ini. Saatnya menimbang-nimbang, siapa yang paling layak untuk dijadikan pemimpin kedepan.

Bukan malah sibuk saling menjelekkan dan saling menjatuhkan. Sibuk menebar kebencian. Sibuk sikut kiri, dan sikut kanan. Sibuk menggelar aksi demonstrasi yang kesannya silih berganti. Hari ini menuding si A, dan besoknya menghajar si B. Lusa, entah siapa lagi target dan sasarannya.

Situasi yang tak sehat itu mesti dihambat. Jangan lagi merasa paling benar, dan yang tidak sepaham harus disingkirkan. Itu hanya akan memicu pertelagahan yang tak berkesudahan. Satu jadi arang, dan satunya lagi jadi abu. Akibatnya Negeri Junjungan tak bakal maju-maju.

Para politisi diharapkan juga arif dan bijaksana. Mereka harus berada di garda terdepan untuk memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat. Agenda pemilihan, baik Pileg maupun Pilkada bukan untuk membuat masyarakat terkotak-kotak antara satu dengan lainnya.

Perbedaan pilihan tidak boleh menimbulkan perpecahan. Masyarakat harus diberikan pemahaman, agar menggunakan hak suara sesuai hati nurani, dan tidak satu pihak pun boleh mengintervensi. Melalui hak suara yang mereka punya, hendaknya mampu melahirkan pemimpin yang baik melalui jalur politik.

Memang tak bisa dipungkiri, beberapa waktu belakangan ini goyangan politik cukup terasa sekali. Situasi yang berdekatan dengan ajang suksesi, membuat adrenalin politik makin meninggi. Ditambah lagi dengan kasus hukum yang menimpa pasangan pemimpin di negeri ini.

Kendati demikian, sudahlah. Kita tetap punya optimisme dan keyakinan yang kuat. Masyarakat Kabupaten Bengkalis adalah masyarakat yang hebat. Orangnya berbudaya tinggi dan penuh dengan nilai-nilai religi. Semoga Negeri Junjungan menjadi lebih baik kedepan. Maju daerahnya, makmur dan sejahtera masyarakatnya.(*)
BAGIKAN:
KOMENTAR