• Home
  • Nasional
  • Ketua KPK Tegaskan, Medsos Penting dalam Pemberantasan Korupsi

Ketua KPK Tegaskan, Medsos Penting dalam Pemberantasan Korupsi

Kamis, 11 Juni 2020 19:50:00
BAGIKAN:
net
Ketua KPK Firli Bahuri
JAKARTA (JEBATNEWS.COM)- Kemarin, Rabu 10 Juni 2020, masyarakat Indonesia khususnya "warga net", memperingati Hari Media Sosial (Medsos). Di mana, 5 tahun silam tepatnya 10 Juni 2015 lalu, salah seorang anak bangsa mencetuskan ide hari Medsos Nasional setelah melihat pesatnya penggunaan Medsos di tanah air dan terus menerus meningkat hingga kini.

Ketua KPK Firli Bahuri menyatakan, Medsos sendiri kini seakan telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam masyarakat Indonesia. Awalnya kerap digunakan untuk berinteraksi atau berkomunikasi, namun seiring kemajuan zaman dan pesatnya perkembangan teknologi dan informasi yang sejalan dengan situasi serta kondisi saat ini, fungsi Medsos kian meningkat, termasuk bagi lembaganya.

KPK sendiri menggunakan Medsos untuk beberapa program pemberantasan korupsi, salah satunya memberikan edukasi dan semangat kepada masyarakat khususnya para penyelenggara negara, agar ikut berperan aktif dan turut andil dalam pemberantasan korupsi. Bahkan ada dugaan tindak pidana korupsi yang berhasil diungkap berawal dari laporan melalui Medsos.

"Tak terhitung dukungan yang diberikan masyarakat kepada KPK, dan tidak sedikit informasi terkait dugaan telah terjadinya tindak pidana korupsi, yang diterima KPK," kata Firli dalam keterangan tertulisnya.

Ada juga saran hingga kritik pedas yang ditujukan kepada KPK melalui Medsos, yang semuanya ditelaah dan jadikan pelecut semangat juang dalam tugas pemberantasan korupsi di Indonesia. Ia pun berterima kasih atas semua sumbangsih elemen bangsa yang mendukung dan ikut andil berperan aktif dalam pemberantasan korupsi.

Menurutnya, memberantas korupsi ibarat menegakkan benang basah. Tugas KPK memberantas kasus rasuah tidak akan efektif tanpa peran serta seluruh rakyat Indonesia. Ia mengaku yakin dengan memberantas korupsi dapat mewujudkan cita-cita untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia sesuai dengan dasar negara Pancasila.

Firli menyebut, Medsos telah mengubah bagaimana masyarakat berkomunikasi dan telah menjadi sarana untuk berbagi informasi. Akan tetapi, para pengguna harus sadar dan mawas diri dengan semua kecanggihan dan kemudahan yang ditawarkan oleh Medsos, mengingat tidak sedikit masyarakat yang masih belum sadar akan batasan dan etika dalam menggunakan media sosial.

Medsos dapat memberikan dampak yang positif bagi orang yang menggunakannya dengan baik, bagi keluarga, teman, orang lain dan "warga net" lainnya. Namun, Medsos juga dapat berdampak negatif bagi penggunanya. Untuk itu, Ia mengajak kepada semua pihak untuk menjadikan Medsos sebagai sarana menyebar kebaikan dan informasi yang benar bagi sesama.

Selain itu, Ia juga berharap Medsos jangan sampai merusak tatanan integritas dan kehidupan berbangsa dan bernegara, apalagi sampai mendekontruksi budaya sopan santun, saling menghormati dan budi pekerti tinggi, yang menjadi ciri khas negara ini dan dikenal hingga ke mancanegara. Kebebasan menggunakan Medsos, kata Firli bukan berarti kehilangan kesadaran dalam berbudi pekerti.

"Jauhi kata-kata buruk, apalagi menebar berita bohong yang dapat memantik polemik di masyarakat. Ingat, hidup bukanlah siapa yang terbaik, tetapi seberapa banyak kebaikan yang bisa kita lakukan. Bijak menggunakan Medsos, Selamat merayakan hari Medsos," ujarnya.

Peringatan hari Medsos di Indonesia setiap tanggal 10 Juni dicetuskan oleh pengusaha pemilik Frontier Consulting Group, Handi Irawan pada lima tahun silam, atau tepatnya 10 Juni 2015.

Sumber:hukumonline.com
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Ketua KPK Tegaskan, tak Memiliki Jabatan Apapun di Polri

    JAKARTA (JEBATNEWS.COM)- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengklaim sudah tak memiliki jabatan apapun di Polri.
    <
  • KOMENTAR