• Home
  • Bengkalis
  • Siapa Bilang Mobdin Wabup tak Boleh Menerobos Antrean di Ro-ro?, Ini Aturannya

Siapa Bilang Mobdin Wabup tak Boleh Menerobos Antrean di Ro-ro?, Ini Aturannya

Kamis, 04 Juli 2019 11:43:00
BAGIKAN:
net
Saat kondisi antrean di Pelabuhan Ro-ro Air Putih, Bengkalis
BENGKALIS (JEBATNEWS.COM)- Beberapa waktu lalu, karena menerobos antrean di pelabuhan penyeberangan Roll On-Roll Off (Ro-Ro) Desa Air Putih, Kecamatan Bengkalis, Mobil Dinas (Mobdin) BM 4 D menjadi trending topic alias perbincangan hangat di media social serta banyak dibully.

Mengutip pemberitaan di www.halloriau.com lansiran Sabtu Tanggal 12 Bulan Maret Tahun 2016, bila mengacu kepada Surat Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Bengkalis No. 551/ Dishubkominfo/2016/50 yang ditujukan kepada Kepala/Pimpinan Operator Penyeberangan, sebenarnya Mobdin BM 4 D termasuk yang memperoleh prioritas boleh tidak ikut antre. Baik itu di pelabuhan Ro-Ro Air Putih maupun Sungai Selari, Kecamatan Bukit Batu.

Selain ambulance, Kepala Bagian Humas Pemkab Bengkalis saat itu, Johansyah Syafri menjelaskan, sesuai surat Kepala Dishubkominfo tertanggal 25 Januari 2016 yang langsung ditandatangani Kepala Dishubkominfo H Jaafar Arief saat itu, ada 16 Mobdin yang memperoleh prioritas di kedua pelabuhan tersebut.

"Ke-16 Mobdin tersebut adalah Mobdin Bupati Bengkalis (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor/TNKB BM 1 D), Wakil Bupati Bengkalis (BM 5 D), Dandim 0303/Bengkalis (TNKB Militer), Kapolres (TNKB Polri), Kepala Kejaksaan Negeri (BM 3 D)," jelas Johan, Sabtu (12/3/2016) silam.

Kemudian, Mobdin Ketua Pengadilan Negeri (BM 4 D), Ketua Pengadilan Agama (BM 4 DP), Sekretaris Daerah (BM 6 D), Ketua DPRD (BM 2 D) dan tiga Mobdin Wakil Ketua DPRD dengan nomor kendaraan masing BM 1540 D, 1204 D, dan BM 1203 D.

Selanjutnya, Mobdin Asisten Tata Praja Sekretariat Daerah (BM 14 D), Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (BM 15 D), Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah (BM 16 D) dan Kepala Dishubkominfo (BM 1062 D). Sedangkan untuk Mobdin lainnya harus tetap ikut antri. (Zulkarnaen)


Sumber: www.halloriau.com
BAGIKAN:

BACA JUGA

KOMENTAR